Selamat Datang di Blog Lanka Asmar

HAKIM PADA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

Kamis, 03 November 2011

Pelantikan Hakim Tinggi PTA Banten


Banten | PTA Banten (2/11/2011)

Dua dari empat hakim tinggi baru yang telah mendapat SK mutasi dan promosi, Drs.H. Surury YS., S.H. dan Drs.H.Ahmad Hanifah, S.H. resmi dilantik oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten pada hari ini Rabu, (2/11/2011).

Bertempat di aula kantor Pengadilan Tinggi Agama Banten, pelantikan kedua hakim tinggi yang sebelumnya bertugas pada Pengadilan Tinggi Agama Bandung dan Pengadilan Tinggi Agama Mataram berlangsung khidmat.

Diawali dengan pembacaan ayat suci al qur’an, pelantikan kedua hakim tinggi kali ini cukup meriah karena dihadiri oleh banyak tamu undangan seperti Ketua PTA Jakarta, Wakil Ketua PTA Bandung, Pansek PTA Bandung, dan para hakim tinggi PTA Bandung serta anggota Dharmayukti Karini, selain keluarga besar Pengadilan Tinggi Agama Banten.

Dalam sambutannya, KPTA Banten, Drs.H.M.Thahir Hasan mengucapkan selamat kepada kedua hakim tinggi yang dilantik atas tugas barunya menjadi hakim tinggi Pengadilan Tinggi Agama Banten. “Mutasi dan promosi dekade saat ini telah terlaksana lebih lancar, lebih teratur, dan lebih terbuka. Mutasi dan promosi terhadap hakim maupun pegawai pada peradilan agama sejak satu atap dengan peradilan lainnya di Mahkamah Agung RI tahun 2004 memasuki babak baru dalam sistem manajemen sumber daya manusia (SDM). Peluang dan tantangan yang diberikan kepada para aparat peradilan untuk memiliki pengalaman baru mengenal satu tempat yang ‘asing’ lebih luas. Jika sebelumnya hakim pengadilan agama terpaku pada satu tempat, sejak diangkat sampai pensiun berhenti di satu tempat, sekarang kondisi tersebut hampir terkikis dengan sistem yang telah diperbarui”. Dan hal tersebut menjadi perubahan yang memberikan hikmah dan manfaat yang lebih baik”.

Dalam momentum Rakernas Tahun 2011 yang lalu, tema yang diangkat Mahkamah Agung RI adalah meningkatkan peran pengadilan tingkat banding sebagai kawal depan Mahkamah Agung. Menurut Thahir Hasan, hal tersebut pastinya bukan tanpa maksud karena sebelum dan setelah Rakernas digelar, sistem mutasi dan promosi para hakim khususnya hakim tinggi dilakukan MA RI cukup intensif dan gencar.

Mahkamah Agung RI sangat concern dan menjadikan “pengawasan” sebagai program prioritas yang erat kaitannya dengan tugas yang dilaksanakan pengadilan tingkat banding sebagai pengawas daerah bagi pengadilan tingkat pertama. Untuk itu, tepat kiranya jika pengadilan tingkat banding semakin diperkuat dengan tambahan tenaga hakim tinggi, agar pelaksanaan tugas semakin optimal.

Dengan mengutip ungkapan presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, KPTA Banten menyatakan bahwa sekalipun kondisi saat ini telah banyak berubah dari sebelumnya dan cenderung lebih baik, tetapi “jangan pernah sekali-kali kita melupakan sejarah”. Artinya, bahwa kita pantas untuk selalu bersyukur terhadap apa yang ada saat ini, dan itu tidak bisa terlepas dari sejarah masa lalu. Diantara 3 (tiga) cara mengungkapkan rasa syukur kita atas perubahan yang lebih baik saat ini, adalah : 1. mensyukuri jabatan/pekerjaan yang kita punya dengan menjalankannya secara amanah, 2.  Memanfaatkan sebesar-besarnya kepercayaan dan amanah yang kita emban termasuk menggunakan kesempatan melaksanakan tugas  dengan baik dan sesuai aturan, serta 3. Mengoptimalkan (hasil) pekerjaan dengan cara berbuat sesuatu secara ikhlas dan berorientasi ibadah”.

Ditulis Oleh : Lanka Asmar ~ Deskripsi Blog Anda

Artikel Pelantikan Hakim Tinggi PTA Banten ini diposting oleh Lanka Asmar pada hari Kamis, 03 November 2011. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.

:: Get this widget ! ::

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar